Walikota Banda Aceh Menghadiri pelaksanaan (MUSRENA)

Banda Aceh (26/02/26) – Walikota Banda Aceh, Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, Menghadiri pelaksanaan Kegiatan Musyawarah Rencana Perempuan, Anak dan Disabilitas (MUSRENA) di Aula Bappeda Kota Banda Aceh pada hari Kamis, 26 Februari 2026. Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal menyampaikan bahwa Musrena bukan sekadar agenda tahunan. Ia bukan forum pelengkap. Ia adalah ruang moral, ruang keadilan, dan ruang keberpihakan. Karena pembangunan yang adil selalu dimulai dari perencanaan yang adil.

Perlu kita ingat bersama, Musrena adalah inisiatif yang lahir pada masa kepemimpinan Almarhum Bapak Mawardy bersama saya pada tahun 2007 yang lalu. Pada saat banyak pemerintah daerah lain belum berinisiatif secara khusus mendengarkan suara perempuan, terutama perempuan di akar rumput, Banda Aceh sudah mengambil langkah maju.

Musrena bahkan pernah menjadi pemenang inovasi pemerintah daerah tingkat nasional. Artinya, apa yang kita gagas bukan sesuatu yang biasa. Ia pernah menjadi contoh.
Namun kita juga harus jujur. Dalam perjalanannya, Musrena sempat tenggelam. Bahkan konsep ini kemudian direplikasi dan dikembangkan oleh daerah lain, seperti Kabupaten Bojonegoro. Ini menjadi refleksi bagi kita semua bahwa inovasi tidak cukup hanya dilahirkan, ia harus dijaga, diperkuat, dan terus diperbarui.

Karena itu, hari ini kita bukan sekadar melaksanakan Musrena. Hari ini adalah momentum menghidupkan kembali semangat itu, dan Pemerintah Kota Banda Aceh tetap terus berkomitmen memprioritaskan kebijakan dan usulan pembangunan yang Inklusi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *