Musyawarah Rencana Aksi Perempuan dan Anak 2020

Musyawarah Rencana Aksi Perempuan dan Anak 2020

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) telah menyelenggarakan Musyawarah Rencana Aksi Perempuan dan Anak (Musrena)  Tahun 2020 dari tanggal  28 Januari sampai 30 Januari 2020. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut dihadiri oleh lebih kurang 207 peserta yang terdiri dari Anggota DPRK, Ketua PKK Kota Banda Aceh, Ketua Dharma Wanita Persatuan, ketua Balee Inong, ketua PKK kecamatan, Forum Anak, dan perwakilan Disabilitas. Acara dibuka oleh Wakil Walikota Banda Aceh, Bapak Drs. H. Zainal Arifin, di Aula Camat Jaya Baru Kota Banda Aceh.

Dalam pembukaannya, Wakil Walikota menyampaikan bahwa Kegiatan Musrena Kota Banda Aceh Tahun 2020 adalah untuk memberikan kesempatan kepada kaum perempuan, anak dan penyandang disabilitas dalam memberikan sumbang saran terhadap proses perencanaan pembangunan kota yang nantinya akan dibahas ke dalam Musrenbang Kota Banda Aceh.

Selanjutnya, Wakil Walikota juga menyatakan bahwa berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Aceh Institute, pelaksanaan Musrena merupakan forum yang bermanfaat untuk untuk  memberikan ruang formal bagi perempuan untuk berpartisipasi dalam perencanaan pembangunan, dan membuka akses informasi dan komunikasi perempuan kepada para pengambil kebijakan. Diharapkan usulan kegiatan yang dihasilkan  sesuai dengan kebutuhan praktis dan strategis bagi perempuan, anak, dan disabilitas dan menjadi prioritas dalam rencana kerja masing-masing SKPD.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Walikota mengharapkan melalui Musrena Tahun 2020 ini partisipasi perempuan, anak dan penyandang disabilitas dalam perencanaan pembangunan terus ditingkatkan dan selalu dilibatkan dalam setiap kegiatan baik di tingkat gampong maupun dilevel lainnya yang lebih tinggi, sehingga nantinya akan ada suatu solusi dan suatu pemahaman positif untuk disusun dalam suatu kebijakan demi mencapai pembangunan  “Kota Banda Aceh Gemilang dalam Bingkai Syariah”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »