Rapat Pariwisata Basajan

Rapat Pariwisata Basajan

Perkembangan daerah tidak bisa dipisahkan berdasarkan administrasi karena perkembangan ini tidak terlepas dari hubungan antar daerah yang pada dasarnya adalah sebuah sistem wilayah yang bersifat lintas perbatasan/ cross boundary. Contoh dalam hal ini dapat terlihat dalam hubungan daerah-daerah yang bersebelahan dimana masalah di suatu daerah dapat menyebar ke daerah lain.  Sebaliknya,  perkembangan suatu daerah dapat memicu perkembangan daerah lain. Namun, antisipasi masalah dan perluasan dampak perkembangan ini sering terhalang oleh batas administrasi. Agar sisi positif sistem hubungan antar-wilayah ini dapat dimaksimalkan, perlu didirikan sebuah kerjasama regional yang bersifat cross boundary yang melibatkan beberapa daerah untuk mendorong kemajuan bersama. Motivasi yang sama menjadi dasar bagi pendirian kerjasama regional Basajan (Kota Banda Aceh, Kota Sabang, dan Kota Jantho/ Kabupaten Aceh Besar).

Pendirian kerjasama regional Basajan bertujuan untuk menjadikan Basajan menjadi sebuah kawasan kekuatan ekonomi baru dan berkelanjutan di tahun 2020 melalui usaha bersama tiga daerah yang terlibat.

Pariwisata adalah salah satu bidang andalan Basajan. Kerjasama di bidang pariwisata sudah sepatutnya dijalankan kembali karena hubungan pariwisata tiga daerah telah terbentuk secara alami. Misalnya ketika seorang turis datang ke Sabang, dia akan mendarat di Bandara Iskandar Muda, Aceh Besar, menginap di sebuah hotel di Banda Aceh dan kemudian ke Sabang. Dampak dari hubungan pariwisata yang telah terbentuk alami ini dapat semakin dimaksimalkan dengan program kerjasama pariwisata yang komprehensif yang melibatkan ketiga wilayah. Selain itu, program pariwisata Basajan yang telah dicanangkan beberapa tahun lalu juga masih berjalan. Hal ini misalnya terlihat dengan masih adanya peta wisata Basajan. Program pariwisata juga cenderung lebih mudah untuk dieksekusi oleh instansi terkait.

Untuk itu pada tanggal 21 Nov 2013 diadakan Rapat Pariwisata BASAJAN yang diadakan di aula Bappeda Kota Banda Aceh yang dihadiri oleh Peserta adalah Kepala Bappeda Daerah Basajan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) daerah Basajan, Kepala BPKS beserta Tim Teknis BKR Basajan dari tiga daerah, ditambah dengan Tenaga Ahli Returning Expert CIM yang ditunjuk untuk membantu dalam kerjasama regional Basajan dari tiga daerah.

Adapun tujuan diadakannya kegiatan ini terbagi menjadi 2 yaitu:
1. Tujuan Umum
Terbangunnya Konsep Kerjasama Pariwisata Terintegrasi dan Program Bidang Pariwisata Basajan yang Konkrit
2. Tujuan Khusus
a.    Pengenalan potensi pariwisata di tiga daerah
b.    Melahirkan konsep kerjasama pariwisata yang aplikatif
c.    Melahirkan program kerjasama pariwisata daerah Basajan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »