Workshop Pengukuran Bangunan Hijau untuk LCMT

Untuk menindaklanjuti program APEC “Implementation of Low-Carbon Model Town (LCMT) Through Green Building Infrastructure”, PT. Pusat Studi Urban Desain (PSUD) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) selaku kontraktor pelaksana proyek berencana akan melakukan survey ke lapangan di Banda Aceh dimulai dari hari Rabu hingga Sabtu, 3-6 Agustus 2022.

Sebagai bagian dari pelaksanaan survey, kontraktor pelaksana turut juga mengadakan kegiatan Pelatihan/Workshop Pengukuran Bangunan Hijau yang diikuti oleh Pemerintah Kota Banda Aceh dan Universitas Syiah Kuala. Kegiatan workshop/pelatihan ini dilaksanakan pada Rabu, 3 Agustus 2022, di aula kantor Bappeda Kota Banda Aceh.

Kegiatan workshop ini dilakukan agar kedepannya Pemerintah Kota Banda Aceh maupun Universitas Syiah Kuala dapat melanjutkan pengukuran/pengumpulan data di lapangan, sehingga masukan untuk pengembangan kebijakan mengenai Bangunan Hijau dapat diberikan lebih komprehensif.

Sebagai perwakilan dari Kota Banda Aceh hadir dalam kegiatan ini Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Banda Aceh, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banda Aceh, Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh, dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh.

Selain itu turut pula hadir Dinas Sosial Kota Banda Aceh dan Yayasan Sahabat Hijau, serta perwakilan dari Kantor Camat Ulee Kareng dan Kantor Camat Lueng Bata yang akan menjadi lokasi pengambilan data dan survey lapangan nantinya.

Sementara dari Universitas Syiah Kuala dihadiri oleh perwakilan dari Fakultas Tehnik, yaitu dari Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota dan Program Studi Mesin dan Industri.

Program Implementation of Low-Carbon Model Town (LCMT) Through Green Building Infrastructure adalah suatu program yang didanai oleh Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) yang sudah dimulai sejak tahun 2017 sampai dengan 2019. Kegiatan ini difasilitasi oleh Direktorat Konservasi Energi, Ditjen EBTKE, Kementerian ESDM RI dengan menjadikan Pemerintah Kota Banda Aceh dan Universitas Syiah Kuala sebagai mitra.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »