Bappeda Banda Aceh Terima Kunjungan Tim Direktorat Dana Desa, Insentif, Otonomi Khusus dan Keistimewaan

Banda Aceh – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Banda Aceh menerima kunjungan Tim Direktorat Dana Desa, Insentif, Otonomi Khusus dan Keistimewaan (DDIOKK), Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan Republik Indonesia, pada Selasa (23/6/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari penugasan Direktorat DDIOKK ke Provinsi Aceh, Kota Banda Aceh, dan Kabupaten Aceh Besar dalam rangka pelaksanaan kunjungan lapangan (site visit) untuk penyusunan rekomendasi kebijakan Dana Otonomi Khusus (Otsus).

Tim DDIOKK yang hadir dalam kegiatan tersebut terdiri atas Aldi Nopriyansyah, Andika Saputra, dan Slamet Budiyono. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Kunjungan diawali dengan dialog dan diskusi mengenai pengelolaan Dana Otonomi Khusus Aceh yang dilaksanakan di Aula Bappeda Kota Banda Aceh. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Kepala Bappeda Kota Banda Aceh, Dedy Fahrian, ST, MT, bersama perwakilan dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Banda Aceh.

Dalam dialog tersebut, berbagai aspek pengelolaan Dana Otsus dibahas, termasuk perencanaan, pelaksanaan program, serta dampak yang telah dirasakan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang didanai dari Dana Otsus.

Usai dialog, tim DDIOKK melanjutkan kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi kegiatan yang didanai melalui Dana Otsus Aceh Tahun Anggaran 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung implementasi program, baik kegiatan infrastruktur/fisik maupun kegiatan nonfisik yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Adapun lokasi yang menjadi tujuan site visit meliputi Rehabilitasi Berat Rumah Potong Hewan (RPH) di Gampong Pande serta Revitalisasi Sarana, Prasarana, dan Utilitas Sekolah di SD Negeri 63 Gampong Lhong Cut.

Melalui kunjungan lapangan ini, diharapkan tim Kementerian Keuangan memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai pelaksanaan Dana Otsus di Kota Banda Aceh sebagai bahan dalam penyusunan rekomendasi kebijakan Dana Otonomi Khusus yang lebih efektif dan tepat sasaran di masa mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *