KEGIATAN SOSIALISASI PROGRAM SANITASI AMAN MELALUI KEGIATAN LAYANAN LUMPUR TINJA TERJADWAL (LLTT)

Banda Aceh (17/06/26)-Pengelolaan air limbah domestik merupakan salah satu layanan dasar yang memiliki peran strategis dalam mendukung pencapaian target pembangunan sektor sanitasi, khususnya dalam mewujudkan akses sanitasi aman dan berkelanjutan. Dalam kerangka tersebut, Pemerintah Kota Banda Aceh telah mendorong pengembangan layanan melalui pendekatan sistem terpusat (SPALD-T) dan sistem setempat (SPALD-S) yang terintegrasi, adaptif, dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Meskipun berbagai instrumen perencanaan dan kesiapan implementasi telah tersedia, keberhasilan pengembangan layanan tetap sangat ditentukan oleh tingkat penerimaan dan partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi menjadi intervensi strategis yang tidak hanya berfungsi sebagai media diseminasi informasi, tetapi juga sebagai instrumen untuk mendorong perubahan perilaku, membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan, serta mempercepat peningkatan pemanfaatan layanan air limbah domestik di Kota Banda Aceh.

Pada tanggal 17 Juni 2026 Bappeda telah melaksanakan Sosialisasi Program Sanitasi Aman Melalui Kegiatan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal Di kantor Camat Syiah Kuala. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai bagian dari strategi implementasi hasil perencanaan sector sanitasi, khususnya dalam memperkuat aspek pemahaman masyarakat terhadap pentingnya sanitasi aman.
Adapun tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap sistem dan manfaat layanan air limbah domestik, meningkatkan kesiapan masyarakat dalam mengakses layanan LLTT pada SPALD-S.

Pelaksanaan kegiatan mengacu pada pendekatan perubahan perilaku yang terstruktur melalui kerangka Theory of Change (ToC) dan strategi Behavior Change Communication (BCC). Pendekatan ini menempatkan masyarakat sebagai aktor utama dalam perubahan, dengan intervensi yang dirancang secara bertahap dan berkelanjutan. Strategi pelaksanaan mencakup penyampaian informasi berbasis kebutuhan masyarakat, penguatan pesan manfaat layanan dari aspek kesehatan, lingkungan, dan ekonomi, pelibatan aktif aparatur gampong dan tokoh masyarakat, serta penguatan interaksi dua arah melalui diskusi partisipatif.

Output kegiatan meliputi terlaksananya kegiatan sosialisasi di kecamatan Syiah Kuala dan  meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap layanan SPALD-S dan LLTT.

Indikator kinerja yang diharapkan antara lain meningkatnya persentase pemahaman masyarakat terhadap LLTT dan meningktnya partisipasi masyarakat dalam mendukung sanitasi aman kota Banda Aceh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *